3 Perbedaan STIN dan Poltek SSN, Kenali Sebelum Mendaftar

Admin CMO • Jumat, 23 Februari 2024

3 Perbedaan STIN dan Poltek SSN, Kenali Sebelum Mendaftar

Ini perbedaan antara STIN vs Poltek SSN yang bisa diketahui. Salah satunya yang berkaitan dengan prospek kerja yang didapat para lulusannya kelak. 


Mendengar nama Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) sebagian masyarakat tentu sudah mengenalinya sebagai sekolah kedinasan. Tak tanggung-tanggung, statusnya bahkan masuk deretan sekolah kedinasan favorit di Tanah Air. 


Kendati sama-sama berstatus sekolah kedinasan, STIN dan Poltek SSN ini tetap memiliki sejumlah perbedaan yang mendasar. Berikut ini di antaranya sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (21/2/2024). 




Perbedaan STIN vs Poltek SSN 


1. Pengertian 


STIN adalah singkatan dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Melihat statusnya, STIN ini menjadi sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN). 


Melihat ke belakang, pendirian STIN pada 2002 bermula ketika Kepala BIN A.M. Hendropriyono memprakarsai pendirian perguruan tinggi di bidang ilmu intelijen. Pada visinya, STIN ingin menjadi Perguruan Tinggi Intelijen bertaraf Internasional (World Class Intelligence College) yang memiliki keunggulan dan kewibawaan dalam mendukung terwujudnya keamanan nasional. 


Menukil laman PTB STIN, sekolah kedinasan ini menawarkan banyak benefit. Di antaranya seperti tidak dipungut biaya selama kuliah, fasilitas pendidikan lengkap hingga diangkat menjadi CPNS setelah lulus. 


Beralih ke Poltek SSN, sekolah kedinasan tersebut memiliki nama lengkap Politeknik Siber dan Sandi Negara. Berbeda dengan STIN, Poltek SSN diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).


Mengutip laman resminya, pendirian Poltek SSN berawal dari pendidikan sandi pada 1946 dan bersamaan dengan terbentuknya organisasi sandi di Kementerian Pertahanan yang bernama Bagian Code Kementerian Pertahanan Bagian B (Intelijen). Pada tujuannya, Poltek SSN ingin menghasilkan sumber daya manusia terdidik yang punya kompetensi khusus di bidang Keamanan Siber dan Persandian, serta memiliki karakter kuat sesuai dengan Etos Sandi. 


2. Prodi


Pada pendidikannya, STIN memiliki berbagai program studi (prodi) yang tersebar dari jenjang S1 hingga S3. Pada jenjang S1, bisa disebutkan seperti Agen Intelijen, Teknologi Intelijen, Cyber Intelijen hingga Ekonomi Intelijen. 


Kemudian, jenjang S2 ada Magister Terapan Intelijen Medik, Magister Terapan Teknologi dan Cyber, Magister Terapan Intelijen Ekonomi hingga Magister Kajian Intelijen. Sementara untuk S3 terdapat Analisis Strategis Intelijen. 


Sementara untuk Poltek SSN, mereka terdiri dari tiga program studi Diploma IV. Masing-masing adalah Rekayasa Keamanan Siber, Rekayasa Kriptografi, dan Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi. 


3. Prospek Kerja


Salah satu benefit yang bisa didapat lulusan STIN adalah menjadi CPNS. Mereka bisa direkrut oleh Badan Intelijen Negara untuk mengisi berbagai posisi yang dibutuhkan. 


Sedangkan untuk Poltek SSN, lulusannya dapat diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Selain itu, bisa juga ditugaskan di instansi pemerintah lainnya sesuai formasi yang tersedia.


TELAH HADIR, BIMBINGAN BELAJAR PERSIAPAN LULUS TES PERGURUAN TINGGI KEDINASAN PERTAMA, TERBAIK DAN TERSIAP DI INDONESIA TERBUKTI 90% LOLOS SKD & 80% LOLOS PERGURUAN TINGGI KEDINASAN, BAGI KAMU YANG INGIN IKUT SELEKSI MASUK SEKOLAH KEDINASAN 2024 MULAI PERSIAPKAN DARI SEKARANG YUK BERSAMA BIMBEL AKSES! 


Dengan Bimbingan Belajar Online & Offline yang memiliki kualitas pengajar yang Profesional sudah teruji didukung oleh Soal terupdate 2024 yang sudah berstandar HOTS, Tersedia lebih dari 50.000+ Video Pembelajaran, Tips & Trik Lulus Tes Sekolah Kedinasan, Tryout SKD berbasis CAT, Sehingga Kamu akan semakin Siap Menghadapi Tes masuk Sekolah Kedinasan 2024 Bersama Bimbel Akses.