Pemerintah Siapkan 4.770 Kebutuhan CPNS Lewat Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar Formasi dan Strateginya!

Admin CMO • Rabu, 2 September 2026

Pemerintah Siapkan 4.770 Kebutuhan CPNS Lewat Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar Formasi dan Strateginya!

Kabar baik bagi kamu yang bercita-cita menjadi ASN atau PNS! Pemerintah resmi menyiapkan 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur Sekolah Kedinasan 2026.

Jumlah tersebut tersebar di 9 kementerian/lembaga yang membuka penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan tahun ini. Angka tersebut bahkan meningkat dibandingkan tahun 2025 yang menyediakan 3.257 formasi.

Namun, jangan buru-buru menganggap 4.770 formasi sebagai tiket mudah menuju ASN.

Formasi boleh bertambah, tetapi persaingan tetap ketat. Setiap peserta harus melewati seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hingga seleksi lanjutan sesuai sekolah kedinasan yang dipilih.

Lantas, sekolah kedinasan apa saja yang membuka formasi CPNS 2026? Berapa jumlah formasinya? Dan bagaimana strategi agar peluang lolos semakin besar?

4.770 Formasi CPNS Disiapkan Melalui Sekolah Kedinasan

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyebut pemerintah menyiapkan total 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur Sekolah Kedinasan 2026. Pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN BKN.

Sembilan instansi yang membuka formasi tersebut adalah:

Instansi/Sekolah Kedinasan

Formasi 2026

IPDN – Kementerian Dalam Negeri

1.410

PKN STAN – Kementerian Keuangan

1.000

Sekolah Kedinasan Kemenhub

891

Politeknik Statistika STIS – BPS

564

Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan

375

Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) – Kementerian Hukum

250

STMKG – BMKG

130

STIN – BIN

100

Politeknik Siber dan Sandi Negara – BSSN

50

Total

4.770

Data tersebut merupakan formasi yang diumumkan Kementerian PANRB untuk penerimaan Sekolah Kedinasan 2026.

Formasi Terbesar Ada di IPDN dan PKN STAN

Jika melihat jumlah kebutuhan, IPDN menjadi sekolah kedinasan dengan formasi terbesar, yaitu 1.410 formasi.

Di posisi berikutnya ada PKN STAN dengan 1.000 formasi, kemudian sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan dengan 891 formasi.

Namun, jumlah formasi yang besar tidak otomatis berarti peluang lolos lebih mudah.

Sebab, popularitas sekolah, jumlah peminat, persyaratan, dan tingkat persaingan setiap formasi juga perlu menjadi pertimbangan.


Apa Itu Sekolah Kedinasan?

Sekolah Kedinasan merupakan perguruan tinggi atau pendidikan kedinasan yang diselenggarakan oleh kementerian/lembaga tertentu dan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan sumber daya manusia aparatur negara.

Bagi sebagian peserta, jalur ini menjadi salah satu pilihan menarik untuk membangun karier sebagai ASN.

Itulah sebabnya setiap kali pendaftaran dibuka, peminat Sekolah Kedinasan biasanya sangat tinggi.

Tetapi perlu dipahami:

Masuk Sekolah Kedinasan bukan sekadar mencari kuliah gratis atau pekerjaan setelah lulus.

Peserta harus siap mengikuti sistem pendidikan dan rangkaian seleksi yang telah ditentukan.

Menteri PANRB Rini Widyantini juga mengingatkan bahwa seleksi Sekolah Kedinasan bukan hanya mengenai kesempatan menjadi ASN, tetapi juga proses untuk membentuk peserta menjadi pribadi yang kompeten, berintegritas, dan disiplin.


Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Tidak Bisa Dianggap Remeh

Buat kamu yang mengincar Sekolah Kedinasan 2026, ada satu hal penting:

Jangan hanya mengejar formasi. Persiapkan kemampuan.

Seleksi tahun ini tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Salah satu tahapan utamanya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

SKD Sekolah Kedinasan terdiri dari tiga materi utama:

1. TWK – Tes Wawasan Kebangsaan

TWK menguji pemahaman peserta mengenai wawasan kebangsaan dan berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Materi ini tidak cukup dipelajari dengan menghafal.

Peserta perlu memahami konsep sekaligus terbiasa menghadapi variasi soal.

2. TIU – Tes Intelegensia Umum

TIU menguji kemampuan berpikir peserta, termasuk kemampuan verbal, numerik, dan logika.

Di bagian ini, kecepatan dan ketepatan sangat penting.

Bukan hanya tahu jawabannya, tetapi kamu harus mampu menemukan jawaban dalam waktu terbatas.

3. TKP – Tes Karakteristik Pribadi

TKP menguji bagaimana peserta menghadapi berbagai situasi.

Karena pilihan jawaban dapat terlihat sama-sama baik, peserta perlu memahami karakteristik soal dan strategi memilih respons yang paling tepat.


Setelah SKD, Perjuangan Belum Selesai!

Ini yang sering membuat peserta salah strategi.

Ada yang berpikir:

“Kalau sudah lolos SKD berarti sudah aman.”

Padahal tidak demikian.

Setelah SKD, peserta masih harus mengikuti seleksi lanjutan sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan. Pemerintah menyatakan bahwa jadwal dan mekanisme detail seleksi lanjutan diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.

Artinya, persiapan peserta tidak boleh hanya berfokus pada SKD.

Kamu juga perlu mempelajari sejak awal apakah sekolah yang dituju memiliki tahapan seperti:

  • Tes kesehatan

  • Tes kesamaptaan

  • Psikotes

  • Tes akademik

  • Wawancara

  • Seleksi lainnya

Jangan sampai jago SKD tetapi tumbang di tahap berikutnya.


Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026

BKN telah menetapkan jadwal penerimaan Sekolah Kedinasan 2026 melalui Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026.

Secara umum, rangkaiannya adalah:

Tahapan

Jadwal 2026

Pengumuman seleksi

15–24 Agustus 2026

Pendaftaran

18–30 Agustus 2026

Seleksi administrasi

18 Agustus–1 September 2026

Pengumuman hasil administrasi

2–3 September 2026

Masa sanggah

4–5 September 2026

Hasil pasca-sanggah

7–8 September 2026

SKD CAT BKN

22 September–7 Oktober 2026

Pengumuman hasil SKD

1–13 Oktober 2026

Seleksi lanjutan

11–28 Oktober 2026

Pengumuman kelulusan akhir

21 Oktober–1 November 2026

BKN juga menyiapkan 36 titik lokasi untuk pelaksanaan SKD CAT Sekolah Kedinasan 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

Peserta tetap wajib memperhatikan pengumuman resmi dari instansi atau sekolah kedinasan masing-masing karena detail tahapan lanjutan dapat berbeda.


Kenapa 4.770 Formasi Bukan Berarti 4.770 Peluang yang Mudah?

Coba lihat dari sudut pandang persaingan.

Pemerintah memang menyediakan 4.770 formasi.

Tetapi yang mengikuti seleksi bukan hanya 4.770 orang.

Artinya, setiap formasi dapat diperebutkan oleh banyak peserta.

Terlebih beberapa sekolah kedinasan memiliki popularitas yang sangat tinggi.

Maka targetmu jangan berhenti pada:

“Asal memenuhi nilai minimal.”

Target yang lebih tepat adalah:

“Saya harus mendapatkan skor yang cukup kompetitif untuk berada di posisi aman.”

Inilah mengapa latihan soal SKD CPNS dan Sekolah Kedinasan harus dilakukan secara rutin.


Jangan Tunggu Tes Baru Mulai Belajar

Kesalahan yang sering dilakukan calon peserta adalah belajar ketika jadwal ujian sudah semakin dekat.

Awalnya merasa:

“Masih ada waktu.”

Kemudian berubah menjadi:

“Nanti saja, masih beberapa minggu.”

Sampai akhirnya:

“Kenapa soal TIU susah banget?”

“Kenapa waktunya cepat sekali?”

“Kenapa skor tryout saya masih rendah?”

Jangan sampai pola tersebut terjadi kepadamu.

CAT membutuhkan kebiasaan.

Semakin sering kamu melakukan simulasi, semakin terbiasa kamu menghadapi tekanan waktu, membaca soal, menentukan strategi, dan mengevaluasi kesalahan.


BKN Tegaskan Tidak Ada Jalan Pintas

Pemerintah juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.

Menteri PANRB menegaskan bahwa hasil akhir ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta dan tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas.

Jadi, hati-hati dengan pihak yang menawarkan:

❌ Jaminan pasti lolos
❌ “Titip” masuk Sekolah Kedinasan
❌ Bocoran soal rahasia
❌ Jasa manipulasi nilai
❌ Jalur khusus tanpa seleksi

Seleksi menggunakan CAT dan dilakukan dengan mekanisme yang terukur.

Yang bisa kamu kendalikan adalah seberapa siap dirimu menghadapi tes.


Persiapkan Diri Menghadapi Seleksi CPNS dan Sekolah Kedinasan

Bagi kamu yang memiliki target menjadi ASN atau PNS, Sekolah Kedinasan 2026 bisa menjadi salah satu jalur yang patut dipertimbangkan.

Namun, kesempatan ini tidak boleh membuat kamu terlena.

4.770 formasi memang tersedia.

Tetapi ribuan peserta lainnya juga ingin mendapatkan kesempatan yang sama.

Jangan hanya bertanya:

“Berapa formasinya?”

Tanyakan juga:

“Seberapa siap saya bersaing?”

Karena pada akhirnya, formasi hanya menunjukkan jumlah kebutuhan.

Kelulusan ditentukan melalui proses seleksi dan hasil yang kamu raih.


Jangan Jadi Peserta yang Meremehkan Tes!

Tidak ada data resmi yang dapat membuktikan klaim bahwa “90% pelamar CPNS meremehkan tes.” Karena itu, angka tersebut tidak tepat disebut sebagai fakta statistik.

Tetapi satu hal yang pasti:

Meremehkan tes adalah kesalahan besar.

Bayangkan kamu harus bersaing dengan ribuan peserta untuk mendapatkan formasi yang jumlahnya terbatas.

Peserta lain sudah:

  • Latihan TWK setiap hari

  • Mengasah TIU dengan timer

  • Memahami pola TKP

  • Mengikuti tryout CAT

  • Menganalisis skor

  • Mengevaluasi kesalahan

  • Mempersiapkan seleksi lanjutan

Sementara kamu baru mulai belajar ketika jadwal tes sudah di depan mata.

Masih yakin bisa mengejar?

Jangan tunggu sampai skor tryout menunjukkan bahwa kemampuanmu masih jauh dari target.

Mulai dari sekarang.

Latihan lebih awal. Evaluasi lebih sering. Tingkatkan skor sedikit demi sedikit.

Karena saat peserta lain baru mulai panik, kamu seharusnya sudah siap menghadapi persaingan.


Kesimpulan

Pemerintah telah menyiapkan 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur Sekolah Kedinasan 2026, yang tersebar pada sembilan kementerian/lembaga. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi peluang bagi generasi muda yang ingin menempuh pendidikan kedinasan sekaligus mengejar karier sebagai ASN.

Mulai belajar lebih awal, latihan lebih banyak, ukur kemampuan secara berkala, dan pastikan ketika seleksi Sekolah Kedinasan dibuka, Anda bukan sekedar siap mendaftar tetapi benar-benar sudah siap bersaing.


Mau mulai perjuangan awalmu menuju Sekolah Kedinasan? konsultasi gratis dibawah:

linktr.ee/kedinasan.akses

Follow us on social media : 🔹 Fan Page FB: Bimbel Kedinasan 🔹 Instagram : @akses.kedinasan 🔹 Tiktok :@akses.kedinasan 🔹 Youtube : Akses Education Centre 🔹 Website : www.bimbelkedinasan.id

Subscribes Channel Youtube Kami

Akses

Copyright © 2026. All rights reserved. AKSES EDUCATION CENTRE