10 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Langsung Dapat Pekerjaan Setelah Lulus!

Admin CMO • Selasa, 8 Oktober 2024

10 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Langsung Dapat Pekerjaan Setelah Lulus!

Definisi Sekolah Kedinasan.

Hal pertama yang perlu kamu ketahui adalah bahwa istilah sekolah kedinasan, sekolah ikatan dinas, dan perguruan tinggi kedinasan merujuk pada hal yang sama. Jadi, tidak perlu bingung!

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang diorganisir oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Badan Intelijen Negara, serta Badan Siber dan Sandi Negara, dengan sistem ikatan dinas dan/atau pola pembibitan.

Dari definisi ini, dapat disimpulkan bahwa lulusan sekolah ikatan dinas dapat langsung bekerja di kementerian atau lembaga pemerintah yang terkait.

Perbedaan antara Sekolah Ikatan Dinas dan Non-Ikatan Dinas
Sebelum mendaftar, penting untuk memahami perbedaan antara sekolah ikatan dinas dan non-ikatan dinas. Secara sederhana, sekolah non-ikatan dinas tidak menjamin siswa untuk bekerja di instansi pemerintah.

“Mengapa demikian?”

Sekolah non-ikatan dinas hanya memiliki afiliasi dengan suatu instansi, lembaga, atau kementerian dalam pelaksanaan pendidikan, namun tidak memiliki perjanjian ikatan dinas setelah lulus.

Dengan kata lain, kamu hanya mendapatkan ijazah setara dengan lulusan PTN dan PTS, yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan di perusahaan atau lembaga pemerintah.

Contoh sekolah non-ikatan dinas antara lain:

  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung

  • Politeknik Kesehatan (Poltekkes)

  • Politeknik Pekerjaan Umum Semarang

  • Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta

  • Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

  • Politeknik Negeri Nuklir

  • Politeknik Energi dan Akamigas Cepu

10 Sekolah Kedinasan Berstatus Ikatan Dinas di Indonesia
Menurut Permen PANRB No. 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan diorganisir oleh beberapa kementerian dan lembaga pemerintah. Berikut adalah beberapa kampus yang berada di bawah naungan kementerian dan lembaga tersebut.

  1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
    Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan STAN. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) kini telah bertransformasi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Kampus yang selalu diminati ini berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Mulai tahun 2021, PKN STAN menawarkan tiga jurusan:

    • D-IV Akuntansi Sektor Publik

    • D-IV Manajemen Aset Publik

    • D-IV Manajemen Keuangan Negara

  1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
    Jika kamu tertarik dengan berbagai isu di Indonesia, coba daftarkan dirimu di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kampus yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini bertujuan untuk mempersiapkan calon pemimpin pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun pusat. Oleh karena itu, lulusan IPDN akan bekerja di sektor-sektor pemerintahan.
    IPDN menawarkan berbagai jurusan yang terbagi dalam tiga fakultas, yaitu Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat. Berikut adalah jurusan-jurusan yang tersedia:
    Fakultas Politik Pemerintahan IPDN

    • Jurusan Politik Indonesia Terapan

    • Jurusan Kebijakan Publik

    • Jurusan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Fakultas Manajemen Pemerintahan

  • Jurusan Administrasi Pemerintahan Daerah

  • Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik

  • Jurusan Keuangan Publik

  • Jurusan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Fakultas Perlindungan Masyarakat

  • Jurusan Perpolisian Tata Pamong

  • Jurusan Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

  • Jurusan Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

  1. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
    Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) merupakan sekolah dinas di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kampus ini bertujuan untuk menghasilkan tenaga ahli di bidang pemasyarakatan. Poltekip menawarkan tiga jurusan dengan jenjang pendidikan sarjana terapan atau D-IV:

    • D-IV Manajemen Pemasyarakatan

    • D-IV Teknik Pemasyarakatan

    • D-IV Bimbingan Kemasyarakatan

  1. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
    Seperti Poltekip, Politeknik Imigrasi (Poltekim) juga di bawah naungan Kemenkumham. Jika Poltekip berfokus pada pemasyarakatan, Poltekim lebih mengarah pada studi imigrasi. Lulusan dari sekolah dinas ini nantinya akan ditempatkan di kantor imigrasi di Indonesia atau di unit imigrasi sebagai perwakilan luar negeri Indonesia. Menarik, bukan?

Sementara itu, Poltekim menawarkan empat jurusan yang terdiri dari jenjang D-III dan D-IV. Perlu diketahui juga bahwa Poltekim dan Poltekip termasuk sekolah dinas yang tidak banyak peminatnya!

  • D-III Keimigrasian

  • D-IV Hukum Keimigrasian

  • D-IV Administrasi Keimigrasian

  • D-IV Manajemen Teknologi Keimigrasian

  1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)
    Selanjutnya, kita akan membahas kampus yang berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yaitu Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI). Kampus PTDI menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang transportasi darat. Berikut adalah jurusan vokasi yang ditawarkan di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI):

  • D-III Manajemen Transportasi Jalan

  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian

  • D-IV Transportasi Darat

  1. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)
    Masih dalam pembahasan mengenai kampus di bawah Kemenhub, Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) adalah perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang perkeretaapian, baik dalam perencanaan, perawatan, pengujian, inspeksi, maupun audit. Dengan demikian, lulusan PPI tidak hanya bisa berkarir di pemerintahan, tetapi juga dapat bekerja di perusahaan-perusahaan perkeretaapian baik di tingkat nasional maupun internasional.

Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) memiliki empat jurusan yang semuanya berjenjang D-III. Berikut adalah jurusan-jurusannya:

  • D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian

  • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian

  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian

  • D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian

    7. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP)

Kampus yang berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selanjutnya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Kali ini, fokusnya bukan pada transportasi darat, melainkan pada transportasi laut. STIP menawarkan tiga jurusan untuk program sarjana terapan:

  • D-IV Nautika

  • D-IV Teknika

  • D-IV Ketatalaksanaan Angkatan Laut dan Kepelabuhan (KALK)

  1. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI)
    Setelah membahas transportasi darat dan laut, sekarang saatnya membahas kampus yang berkaitan dengan transportasi udara. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) juga merupakan salah satu institusi di bawah Kemenhub.

PPI cocok bagi kamu yang berminat di bidang penerbangan. Selama kuliah di PPI, kamu akan dilatih untuk menjadi profesional di sektor penerbangan sipil. Tertarik? Berikut adalah jurusan-jurusan yang ada di kampus ini:

  • D-III Teknik Bangunan dan Landasan

  • D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara

  • D-III Penerangan Aeronautika

  • D-III Pertolongan Kecelakaan Penerbangan

  • D-III Operasi Bandar Udara

  • D-IV Penerbang

  • D-IV Teknik Pesawat Udara

  • D-IV Teknik Navigasi Udara

  • D-IV Teknik Listrik Bandara

  • D-IV Lalu Lintas Udara

  1. Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS)
    Selain kampus yang dikelola oleh kementerian, kita juga akan membahas kampus di bawah lembaga pemerintah nonkementerian. Kampus pertama yang akan dibahas adalah Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS), yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Perlu kamu ketahui, Polstat STIS memiliki banyak peminat karena lulusannya diperkirakan akan terus dicari di masa depan.

Apa saja jurusan yang ditawarkan di Polstat STIS? Kampus ini hanya memiliki tiga jurusan vokasi, sehingga kamu harus bersiap untuk menghadapi persaingan ketat untuk masuk ke Polstat STIS.

  • D-III Statistika

  • D-IV Statistika

  • D-IV Komputasi Statistik

  1. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
    Ketika kita merasakan guncangan di bumi, pasti kita langsung berpikir, “Apakah baru saja terjadi gempa bumi? Jika iya, di mana gempa tersebut?” Saat mencari informasi, kamu pasti akan menemukan bahwa narasumbernya adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kenapa informasinya selalu berasal dari mereka? Jika kamu penasaran, coba saja kuliah di kampus yang bernaung di bawah BMKG, yaitu Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).

    Kamu tertarik buat masuk sekolah kedinasan? Sudah persiapkan dirimu?. Yuk mulai persiapkan dirimu bersama Bimbel Akses.

    Subscribes Channel Youtube Kami

Akses

Copyright © 2026. All rights reserved. AKSES EDUCATION CENTRE